Adi Krisna, Lulusan Terbaik Multimedia yang Multi Talenta

Adi Krisna Mukti Saksena, Lulusan Terbaik Multimedia Tahun 2021 yang Multi Talenta.

Adi Krisna, seperti itulah teman-teman memanggilnya. Lahir di Desa Suwug pada tahun 2003, Adi Krisna merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara. Menjadi yang termuda dalam keluarga tidak membuatnya terlena untuk memanjakan diri dan bermalas-malasan seperti anak lain dengan kondisi serupa. Ia sadar akan kekurangan yang dimiliki terutama dari segi keuangan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk menggapai cita-cita.

Sejak SMP, ia telah berkeinginan untuk menjadi pembuat film. Bersama seorang sahabatnya, ia mulai mengeksplorasi dunia multimedia sebagai langkah awal. Sayangnya, perekonomian keluarga yang tidak mendukung memaksa Adi Krisna dan keluarga untuk kembali ke kampung halaman dari rantauan. Dengan tetap berkeinginan mewujudkan mimpi, Adi Krisna menjadikan SMK TI Bali Global Singaraja sebagai tempat ia melanjutkan pendidikan. Tanpa ragu, ia memilih Multimedia sebagai pilihannya. Itu menjadi masuk akal jika melihat hal yang ingin ia raih.

Menjadi yang terbaik mungkin bukan motonya, tetapi mengasah keterampilan telah menjadi kepribadiannya. Ia tidak segan untuk mempraktikan hal yang diperoleh di sekolah. Ia sadar bahwa apa yang diajarkan di sekolah adalah untuk kebaikan dan masa depannya kelak. Ini membuatnya menguasai secara menyeluruh keterampilan yang diajarkan di kompetensi keahlian multimedia (fotografi, vidiografi, dan desain grafis). Tidak heran, hal ini menjadikannya siswa andalan terutama pada projek yang berkaitan dengan multimedia. Ia juga sangat aktif di dalam maupun di luar kelas. Kepribadian itulah yang akhirnya memperkenalkannya dengan dunia pemrograman web, dunia yang berbeda tapi masih serumpun dengan multimedia. Ini menjadi cikal bakal pertemuannya dengan mimpi lain yang ingin ia raih yaitu sebagai seorang programmer. Kombinasi dari dua kepribadian tadi membuat ia tidak pernah berhenti untuk berprestasi di bidang pendidikan maupun di luar bidang pendidikan.

Berorganisasi sebagai bentuk prestasi di luar bidang pendidikan, memberikannya peluang untuk mengenal orang baru, berteman, dan sekaligus menjadi tempat lain untuk mengasah segala kemampuannya. OSIS (SMP & SMK) dan Dewan Ambalan Pandu-Kunti menjadi tempatnya berkarya dan bekerja kreatif. Tidak sampai di sana, Adi Krisna juga aktif dalam Forum Komunikasi OSIS SMA/MA dan SMK Kabupaten Buleleng sebagai salah satu perwakilan sekolah. Melengkapi sepak terjangnya di organisasi luar sekolah, ia menjadi anggota Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Buleleng. Bahkan saat ini, ia menjabat sebagai Koordinator Media Informasi Senyum Desa Korwil Bali (Eksternal) untuk masa jabatan 2021-2022.

Berbagai lomba dari tingkat kabupaten hingga tingkat nasional pernah diikutinya. Lomba desain logo, lomba fotografi, lomba film pendek, lomba vlog, dan lomba desain blog merupakan contoh lomba bidang multimedia yang pernah ia ikuti. Lomba baca puisi dan olimpiade sejarah menjadi contoh lomba di bidang lain yang pernah diikuti. Walaupun lomba-lomba tersebut tidak membuahkan hasil yang memuaskan, bukan berarti kemampuannya tidak patut untuk diperhitungkan. Hal ini ia buktikan di lomba-lomba lainnya. Adi Krisna bersama timnya mendapat Juara 2 pada Lomba Media Pembelajaran Pramuka Tingkat Provinsi yang diadakan oleh ambalam abimanyu utari pangkalan SMKN Bali Mandara. Bersama dengan tim yang berbeda, ia menyabet Juara Harapan 1 pada Lomba Napak Tilas yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng Tahun 2019. Diantara semua lomba yang pernah ia ikuti, yang paling membanggakan adalah ia dipercaya untuk mewakili Kabupaten Buleleng dalam ajang Lomba Kreativitas Siswa Tingkat Provinsi Tahun 2019 pada Lomba Desain Web. Berpartisipasi untuk pertama kalinya di ajang bergengsi tersebut, itu tidak membuat ia gentar untuk tetap berusaha. Usaha serupa juga ia perlihatkan ketika mengikuti Lomba Film Pendek Tingkat Nasional yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019. Walaupun kedua lomba tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, tetapi banyak pelajaran yang ia petik terutama untuk menggapai mimpinya. Sebagai wujud loyalitasnya kepada sekolah, ia berpartisipasi di Lomba Desain Poster Tingkat SMA/SMK se-Provinsi Bali yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar. Ia mendapat Peringkat 5 dari total 14 orang peserta. Ini menjadi penutup dari masa aktif belajarnya di SMK TI Bali Global Singaraja.

Salah satu prinsip yang ia pegang sampai saat ini yaitu “kunci kesuksesan adalah kegagalan”. Banyak kegagalan telah ia alami. Dari kegagalan itulah ia mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang potensi diri, introspeksi diri, dan juga hal yang lain. Ia juga percaya bahwa kegagalan merupakan sebuah pembelajaran hidup yang paling alami. Adi Krisna tidak lupa berpesan kepada generasi muda untuk lebih selektif dalam bergaul. Carilah lingkup pergaulan yang memberikan dampak positif dan bukan sebaliknya (seperti hidup konsumtif, mabuk-mabukan, apalagi narkoba).

Note: Artikel ini juga dimuat pada https://smktibaliglobalsingaraja.sch.id

Baca: Profil Lulusan Terbaik TKJ Tahun 2021

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *